Langsung ke konten
EtnoJourney
Jelajah Alam4.8(58)

Trekking Subak Jatiluwih

Tabanan, Bali

Foto: Imacim · CC BY-SA 4.0

Durasi
1 hari
Rombongan
Maks. 10 orang
Kategori
Jelajah Alam
Tingkat kesulitan
Sedang
Perlu kebugaran dasar; ada jalan kaki beberapa jam atau medan menanjak.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Jelajah 8 km di lanskap warisan dunia, dari hutan Batukaru hingga hamparan sawah berundak.

Jatiluwih adalah bagian dari Lanskap Budaya Provinsi Bali yang ditetapkan UNESCO. Jalur ini dimulai dari tepi hutan di kaki Gunung Batukaru, melewati kebun kakao dan kopi, lalu turun ke hamparan sawah yang masih ditanami padi merah lokal. Kita singgah di rumah petani untuk mencicipi teh beras merah dan belajar tentang kalender tanam yang mengikuti upacara di pura subak.

Dipandu oleh komunitas lokal di Tabanan

Yang akan kamu alami

  • Lanskap subak warisan dunia UNESCO
  • Jalur hutan, kebun, dan sawah
  • Mencicipi teh beras merah
  • Makan siang dengan bahan dari kebun

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Hutan Batukaru ke sawah Jatiluwih

    07.00 penjemputan, 09.00 mulai trekking (sekitar 3,5 jam, tingkat sedang), 13.00 makan siang di rumah petani, 15.30 kembali.

Sudah termasuk

  • Pemandu lokal dari komunitas
  • Transportasi pulang-pergi dari titik temu
  • Air mineral dan kudapan tradisional
  • Tongkat trekking
  • Kontribusi untuk dana desa

Belum termasuk

  • Pengeluaran pribadi, minuman tambahan, dan oleh-oleh
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
  • Asuransi perjalanan

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Sepatu trekking yang sudah biasa dipakai
  • Topi, kacamata hitam, dan tabir surya
  • Jas hujan ringan (musim hujan sekitar November–Maret)
  • Pakaian yang cepat kering
  • Botol minum isi ulang

Etika di lokasi

  • Berjalanlah di pematang yang ditunjukkan dan jangan menginjak tanaman padi atau saluran air.
  • Jangan melangkahi atau menginjak canang (sesajen) di jalan dan di depan rumah.
  • Minta izin sebelum memotret orang, rumah, atau upacara.

Cara ke sana

Sekitar 1,5–2,5 jam berkendara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai; Jatiluwih dan Bedugul berada di dataran tinggi utara Tabanan.

Titik kumpul

Pos informasi Jatiluwih, Penebel, Tabanan

Buka di Maps

Ulasan pelancong

4.8 dari 5 berdasarkan 58 ulasan

  • Pemandangan luar biasa dan hampir tidak bertemu turis lain.

    T

    Tom Andersen

    Norway · September 2026

  • Pemandunya petani asli Jatiluwih, ceritanya sangat personal.

    A

    Ayu Lestari

    Indonesia · September 2026

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 700.000 / orang