Langsung ke konten
EtnoJourney
Tana Toraja
Semua destinasi

Destinasi di Sulawesi Selatan

Tana Toraja

Dataran tinggi tongkonan, sawah berundak, dan tradisi yang memuliakan leluhur.

Foto: Ansensius · CC BY-SA 4.0

Paket tur di Tana Toraja

2 tur tersedia

Tentang Tana Toraja

Nama Toraja berasal dari bahasa Bugis to riaja, "orang dari dataran tinggi". Di lembah-lembah sekitar Rantepao dan Makale, rumah adat tongkonan dengan atap melengkung seperti perahu berdiri berhadapan dengan lumbung padi (alang), dihiasi ukiran passura' berwarna merah, hitam, kuning, dan putih. Tongkonan bukan sekadar rumah, melainkan pusat keluarga besar dan garis keturunan. Kehidupan sosial Toraja juga dikenal lewat upacara Rambu Solo', rangkaian pemakaman yang bisa berlangsung berhari-hari untuk menghormati keluarga yang meninggal, serta makam-makam batu di tebing seperti Londa. Permukiman tradisional Tana Toraja telah masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO sejak 2009. Di dataran tingginya, petani kecil menanam kopi arabika yang dikenal hingga mancanegara.

Cara ke sana

Bandara Toraja (Buntu Kunik) dilayani penerbangan terbatas dari Makassar; periksa jadwal jauh hari. Alternatifnya, bus malam dari Makassar ke Rantepao memakan sekitar 8–10 jam.