Langsung ke konten
EtnoJourney
Hidup di Desa

Tongkonan, Sawah, dan Kopi Toraja

Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Foto: Ansensius · CC BY-SA 4.0

Durasi
3 hari
Rombongan
Maks. 8 orang
Kategori
Hidup di Desa
Tingkat kesulitan
Sedang
Perlu kebugaran dasar; ada jalan kaki beberapa jam atau medan menanjak.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Tiga hari menelusuri kampung tongkonan, sawah Batutumonga, dan kebun kopi arabika keluarga petani.

Perjalanan dimulai di Kete Kesu, kampung adat di tenggara Rantepao dengan deretan tongkonan dan alang yang saling berhadapan di satu halaman. Pemandu lokal menjelaskan bagaimana tongkonan dibangun, siapa yang berhak membangunnya, dan bagaimana ukiran passura' dibuat dengan empat warna dasar. Hari berikutnya kita berjalan di antara sawah berundak Batutumonga di lereng Gunung Sesean, lalu singgah di Pasar Bolu, pasar tradisional di Rantepao. Hari terakhir kamu belajar memetik, mengolah, dan menyeduh kopi arabika bersama keluarga petani di dataran tinggi.

Dipandu oleh komunitas lokal di Tana Toraja

Yang akan kamu alami

  • Kampung adat Kete Kesu dan makna ukiran passura'
  • Jalan kaki di sawah berundak Batutumonga
  • Pasar Bolu, pasar tradisional Rantepao
  • Belajar mengolah kopi arabika dengan petani

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Kete Kesu

    Penjemputan, makan siang khas Toraja, sore di Kete Kesu bersama pemandu: arsitektur tongkonan, alang, dan ukiran.

  2. Hari 2

    Batutumonga dan Pasar Bolu

    Trekking ringan di sawah Batutumonga, makan siang dengan pemandangan lembah, sore ke Pasar Bolu.

  3. Hari 3

    Kebun kopi

    Pagi bersama keluarga petani: memetik, mengupas, dan menyangrai kopi, lalu kembali ke bandara.

Sudah termasuk

  • Penginapan 2 malam di Rantepao
  • Makan 6 kali
  • Transportasi selama tur
  • Tiket masuk kampung adat
  • Pemandu lokal dari komunitas

Belum termasuk

  • Penerbangan atau bus ke Toraja dari Makassar
  • Asuransi perjalanan
  • Pengeluaran pribadi dan oleh-oleh
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Sepatu jalan yang nyaman dan tidak licin
  • Jas hujan ringan
  • Pakaian sopan yang menutup bahu dan lutut
  • Uang tunai secukupnya; ATM jarang di lokasi
  • Jaket ringan; malam di Rantepao terasa sejuk

Etika di lokasi

  • Kuburan batu dan liang adalah makam keluarga; jangan menyentuh peti atau benda di dalamnya
  • Lumbung (alang) dan tongkonan milik keluarga; naik atau masuk hanya bila dipersilakan
  • Minta izin sebelum memotret orang, rumah, atau upacara
  • Gunakan tangan kanan saat memberi atau menerima sesuatu

Cara ke sana

Bandara Toraja (Buntu Kunik) dilayani penerbangan terbatas dari Makassar; periksa jadwal jauh hari. Alternatifnya, bus malam dari Makassar ke Rantepao memakan sekitar 8–10 jam.

Titik kumpul

Bandar Udara Toraja (Buntu Kunik), Mengkendek, Tana Toraja

Buka di Maps

Ulasan pelancong

Belum ada ulasan untuk tur ini.

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 3.600.000 / orang