Kriya & Wastra
Tenun dan Songket di Dusun Sade
Sade, Nusa Tenggara Barat
MulaiRp 750.000 / orang
Foto: aainayyahm · CC BY-SA 4.0
- Durasi
- 1 hari
- Rombongan
- Maks. 10 orang
- Kategori
- Kriya & Wastra
- Tingkat kesulitan
- Santai
- Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
- Bahasa
- Indonesia, Inggris
Tentang perjalanan ini
Melihat perempuan Sasak menenun di alat tenun tradisional dan mengenal bale tani serta lumbung padi.
Di Dusun Sade, menenun masih menjadi bagian dari keseharian perempuan Sasak. Kamu akan melihat proses memintal dan menenun di alat tenun tradisional, mengenal motif-motif kain Sasak, dan mencoba menenun beberapa baris.
Pemandu dari dusun akan mengajak berkeliling bale tani dan lumbung padi, serta menjelaskan mengapa lantai rumah dilapisi kotoran kerbau yang dicampur tanah.
Dipandu oleh komunitas lokal di Sade
Yang akan kamu alami
- Penenun Sasak di alat tenun tradisional
- Mencoba menenun beberapa baris
- Bale tani dan lumbung padi
- Lantai berlapis kotoran kerbau
Rencana perjalanan
Hari 1
Sehari di Sade
09.00 penjemputan di bandara, 09.30 tiba di Sade, berkeliling dusun, sesi menenun, 13.00 makan siang, 14.30 selesai.
Sudah termasuk
- Pemandu dari dusun
- Sesi menenun
- Transportasi dari Bandara Lombok
- Air mineral dan kudapan
- Kontribusi untuk kas desa
Belum termasuk
- Tiket pesawat atau perjalanan menuju titik kumpul
- Kerajinan yang Anda beli di desa
- Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
- Asuransi perjalanan
Persiapan
Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.
Yang perlu dibawa
- Pakaian sopan yang menutup bahu dan lutut
- Topi, kacamata hitam, dan tabir surya
- Uang tunai pecahan kecil untuk membeli kerajinan atau donasi
Etika di lokasi
- Sebagian besar warga Sasak beragama Islam: berpakaianlah sopan, menutup bahu dan lutut.
- Lepas alas kaki bila diundang masuk ke rumah adat.
- Berkeliling bersama pemandu dari dusun, bukan sendirian ke rumah-rumah warga.
- Tanyakan dulu sebelum menyentuh kain, alat tenun, atau karya yang sedang dikerjakan.
Cara ke sana
Sekitar 25 menit berkendara dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok.
Ulasan pelancong
Belum ada ulasan untuk tur ini.
Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.
Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

Kuliner Tradisi
Baru

Kuliner Tradisi
Baru
Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur
Kopi dan Songke di Wae Rebo
2 hariMaks. 6Menantang
MulaiRp 2.600.000 / orang

Hidup di Desa
Baru
Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur
Wae Rebo: Bermalam di Kampung di Atas Awan
3 hariMaks. 8Menantang
MulaiRp 3.900.000 / orang
MulaiRp 750.000 / orang
