Langsung ke konten
EtnoJourney
Kuliner Tradisi

Dapur Rendang dan Songket Pandai Sikek

Minangkabau, Sumatera Barat

Foto: Adhmi · CC BY-SA 4.0

Durasi
2 hari
Rombongan
Maks. 8 orang
Kategori
Kuliner Tradisi
Tingkat kesulitan
Santai
Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Memasak rendang dengan cara tradisional dan mengunjungi penenun songket di nagari Pandai Sikek.

Rendang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu hingga kuahnya mengering dan minyaknya keluar, sehingga daging terbalut bumbu pekat. Bersama sebuah keluarga Minang, kamu mengikuti prosesnya dari meracik bumbu hingga mengaduk berjam-jam di atas tungku. Hari kedua menuju Pandai Sikek di lereng Gunung Singgalang, nagari yang dikenal dengan songket berbenang emas dan perak serta ukiran kayunya. Penenun akan memperlihatkan tiga motif wajib songket Pandai Sikek, yaitu pohon pinang, biji bayam, dan jalinan lidi, di atas alat tenun panta.

Dipandu oleh komunitas lokal di Minangkabau

Yang akan kamu alami

  • Memasak rendang bersama keluarga Minang
  • Songket berbenang emas di Pandai Sikek
  • Alat tenun panta dan ukiran kayu
  • Makan bersama hasil masakan sendiri

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Dapur rendang

    09.00 bertemu di Jam Gadang, belanja bumbu di pasar, memasak rendang hingga sore, makan malam bersama keluarga, menginap di Bukittinggi.

  2. Hari 2

    Songket Pandai Sikek

    Pagi menuju Pandai Sikek, mengunjungi penenun dan perajin ukir, makan siang, kembali ke Bukittinggi sekitar pukul 15.00.

Sudah termasuk

  • Pemandu lokal dari komunitas
  • Kelas memasak dan semua bahan
  • Penginapan 1 malam di Bukittinggi
  • Makan 3 kali
  • Transportasi lokal

Belum termasuk

  • Transportasi ke Bukittinggi
  • Pembelian kain songket
  • Asuransi perjalanan
  • Pengeluaran pribadi dan oleh-oleh

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Pakaian sopan yang menutup bahu dan lutut
  • Kerudung atau selendang bagi perempuan untuk masjid
  • Celemek atau pakaian yang boleh kotor di dapur
  • Uang tunai secukupnya; ATM jarang di lokasi

Etika di lokasi

  • Dapur adalah ruang keluarga; ikuti cara tuan rumah memasak dan menyajikan
  • Makanan disajikan halal; jangan membawa alkohol ke rumah warga
  • Gunakan tangan kanan saat memberi atau menerima sesuatu
  • Minta izin sebelum memotret orang, rumah, atau upacara

Cara ke sana

Terbang ke Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman. Dari bandara, Bukittinggi sekitar 2–3 jam dan Batusangkar (Pagaruyung) sekitar 2,5–3 jam melalui Lembah Anai. Bus dan travel antarkota tersedia dari Padang.

Titik kumpul

Jam Gadang, Bukittinggi

Buka di Maps

Ulasan pelancong

Belum ada ulasan untuk tur ini.

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 1.750.000 / orang