Langsung ke konten
EtnoJourney
Ritual & Upacara4.9(128)

Melukat dan Jejak Subak

Ubud, Bali

Foto: Unsplash · Unsplash License

Durasi
1 hari
Rombongan
Maks. 10 orang
Kategori
Ritual & Upacara
Tingkat kesulitan
Santai
Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Ikuti upacara penyucian bersama pemangku desa, lalu telusuri saluran subak hingga pura sawah.

Pagi dimulai di sebuah pancuran suci di pinggiran Ubud. Pemangku desa akan menjelaskan makna melukat, menyiapkan canang bersama kamu, lalu memandu prosesi penyucian di bawah pancuran. Setelah berganti pakaian, kita berjalan menyusuri pematang dan saluran air bersama seorang pekaseh (ketua subak). Kamu akan melihat bagaimana air dibagi secara adil di antara petani, singgah di pura bedugul di tengah sawah, dan menutup perjalanan dengan makan siang di rumah keluarga petani.

Dipandu oleh komunitas lokal di Ubud

Yang akan kamu alami

  • Prosesi melukat dipandu pemangku desa
  • Belajar membuat canang sari
  • Berjalan di jalur subak bersama pekaseh
  • Makan siang di rumah keluarga petani

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Pancuran suci dan pematang sawah

    07.00 bertemu di Puri Ubud, membuat canang, prosesi melukat, lalu trekking ringan 4 km mengikuti subak dan makan siang bersama keluarga petani. Selesai sekitar 14.00.

Sudah termasuk

  • Pemandu lokal dari komunitas
  • Pinjaman kamen dan selendang
  • Air mineral dan kudapan tradisional
  • Makan siang khas Bali
  • Kontribusi untuk dana desa

Belum termasuk

  • Transportasi dari hotel ke titik kumpul
  • Pengeluaran pribadi, minuman tambahan, dan oleh-oleh
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
  • Asuransi perjalanan

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Baju ganti dan handuk kecil, karena melukat membuat basah
  • Sepatu jalan yang nyaman dan tidak licin
  • Topi, kacamata hitam, dan tabir surya
  • Botol minum isi ulang

Etika di lokasi

  • Menurut adat Hindu Bali, perempuan yang sedang haid tidak memasuki area pura; beri tahu pemandu agar rute disesuaikan.
  • Ikuti arahan pemangku selama prosesi melukat dan jangan memotret orang lain yang sedang bersembahyang.
  • Jangan melangkahi atau menginjak canang (sesajen) di jalan dan di depan rumah.
  • Berjalanlah di pematang yang ditunjukkan dan jangan menginjak tanaman padi atau saluran air.

Cara ke sana

Sekitar 1–1,5 jam berkendara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, tergantung lalu lintas di Denpasar.

Titik kumpul

Puri Saren Agung, Jl. Raya Ubud, Gianyar

Buka di Maps

Ulasan pelancong

4.9 dari 5 berdasarkan 128 ulasan

  • Pemangku sangat sabar menjelaskan setiap langkah. Rasanya benar-benar diterima, bukan sekadar menonton.

    C

    Charlotte Meyer

    Germany · September 2026

  • Baru tahu cara kerja subak sedetail ini. Makan siangnya juara.

    R

    Rizky Pratama

    Indonesia · September 2026

  • Kelompok kecil, ritme santai, dan pemandu yang tulus.

    H

    Hannah Brooks

    Australia · September 2026

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 850.000 / orang