Langsung ke konten
EtnoJourney
Hidup di Desa

Sehari di Desa Bali Aga Tenganan

Tenganan Pegringsingan, Bali

Foto: Arthamade · CC BY-SA 4.0

Durasi
1 hari
Rombongan
Maks. 10 orang
Kategori
Hidup di Desa
Tingkat kesulitan
Santai
Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Telusuri tata ruang desa Bali Aga bersama pemandu setempat, dari jalan desa berundak hingga balai-balai bersama.

Tur ini mengajak kamu memahami bagaimana Tenganan Pegringsingan menata kehidupan bersama. Pemandu setempat menjelaskan susunan rumah yang berjajar di kedua sisi jalan desa, fungsi balai-balai bersama, dan peran kulkul yang dipukul setiap pagi. Siang hari, kamu bisa melihat perajin menenun dan membuat kerajinan di rumah mereka, serta mencoba ayunan tradisional yang menjadi bagian dari kegiatan budaya desa. Bila kunjunganmu bertepatan dengan Usaba Sambah (umumnya Juni hingga Juli), pemandu akan menjelaskan tata krama menyaksikannya, tetapi jadwal upacara tidak kami janjikan.

Dipandu oleh komunitas lokal di Tenganan Pegringsingan

Yang akan kamu alami

  • Jalan desa berundak dan tata ruang Bali Aga
  • Balai-balai bersama dan kulkul desa
  • Perajin di rumah mereka
  • Ayunan tradisional desa

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Jalan desa dan balai bersama

    09.00 bertemu di area parkir desa, jalan kaki bersama pemandu, 12.00 makan siang, sore melihat perajin dan ayunan tradisional, selesai sekitar 15.00.

Sudah termasuk

  • Pemandu lokal dari desa
  • Kontribusi untuk desa
  • Makan siang khas Karangasem
  • Air mineral

Belum termasuk

  • Transportasi dari hotel ke titik kumpul
  • Kerajinan yang Anda beli di desa
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
  • Asuransi perjalanan

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Sepatu jalan yang nyaman dan tidak licin
  • Topi, kacamata hitam, dan tabir surya
  • Pakaian sopan yang menutup bahu dan lutut
  • Uang tunai pecahan kecil untuk membeli kerajinan atau donasi

Etika di lokasi

  • Tenganan diatur oleh awig-awig (hukum adat) sendiri; ikuti pemandu dan petunjuk warga.
  • Jangan memasuki pekarangan atau rumah tanpa diundang; ikuti pemandu.
  • Minta izin sebelum memotret orang, rumah, atau upacara.
  • Jangan melangkahi atau menginjak canang (sesajen) di jalan dan di depan rumah.

Cara ke sana

Sekitar 1,5–2 jam berkendara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, dekat Candidasa di Karangasem.

Titik kumpul

Area parkir Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem

Buka di Maps

Ulasan pelancong

Belum ada ulasan untuk tur ini.

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 750.000 / orang