Langsung ke konten
EtnoJourney
Kriya & Wastra

Endek dan Songket Sidemen

Sidemen, Bali

Foto: AntaraTV · CC BY 3.0

Durasi
1 hari
Rombongan
Maks. 8 orang
Kategori
Kriya & Wastra
Tingkat kesulitan
Santai
Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Kunjungi rumah-rumah penenun Sidemen dan pelajari perbedaan endek untuk sehari-hari dan songket untuk upacara.

Di Sidemen, menenun dikerjakan di banyak rumah. Kamu akan melihat bagaimana benang endek diikat mengikuti pola lalu dicelup sebelum ditenun, dan bagaimana songket diberi benang tambahan yang membentuk motif berkilau. Pemandu menjelaskan kapan masing-masing kain dipakai, dari keseharian hingga upacara seperti potong gigi dan pernikahan, serta motif khas Sidemen seperti cempaka dan nagasari. Sore hari kita berjalan singkat di pematang sawah untuk melihat lembah dan, bila cuaca cerah, Gunung Agung.

Dipandu oleh komunitas lokal di Sidemen

Yang akan kamu alami

  • Penenun endek dan songket di rumah mereka
  • Mengikat dan mencelup benang ikat
  • Motif khas Sidemen
  • Jalan sore di pematang sawah

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Benang ikat dan alat tenun

    09.00 bertemu di Sidemen, mengunjungi dua rumah penenun, 12.30 makan siang, 14.30 jalan singkat di sawah, selesai sekitar 16.30.

Sudah termasuk

  • Pemandu lokal
  • Kontribusi untuk penenun
  • Makan siang
  • Air mineral

Belum termasuk

  • Transportasi dari hotel ke titik kumpul
  • Kerajinan yang Anda beli di desa
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
  • Asuransi perjalanan

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Pakaian sopan yang menutup bahu dan lutut
  • Topi, kacamata hitam, dan tabir surya
  • Sepatu jalan yang nyaman dan tidak licin
  • Uang tunai pecahan kecil untuk membeli kerajinan atau donasi

Etika di lokasi

  • Tanyakan dulu sebelum menyentuh kain, alat tenun, atau karya yang sedang dikerjakan.
  • Jangan memasuki pekarangan atau rumah tanpa diundang; ikuti pemandu.
  • Jangan melangkahi atau menginjak canang (sesajen) di jalan dan di depan rumah.
  • Berjalanlah di pematang yang ditunjukkan dan jangan menginjak tanaman padi atau saluran air.

Cara ke sana

Sekitar 1,5–2 jam berkendara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai lewat Klungkung.

Titik kumpul

Kantor Camat Sidemen, Karangasem

Buka di Maps

Ulasan pelancong

Belum ada ulasan untuk tur ini.

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 850.000 / orang