Langsung ke konten
EtnoJourney
Kriya & Wastra4.9(167)

Fajar Borobudur dan Batik Tulis

Yogyakarta, DI Yogyakarta

Foto: Unsplash · Unsplash License

Durasi
2 hari
Rombongan
Maks. 10 orang
Kategori
Kriya & Wastra
Tingkat kesulitan
Sedang
Perlu kebugaran dasar; ada jalan kaki beberapa jam atau medan menanjak.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Membaca relief Borobudur bersama pemandu desa, lalu membatik dengan canting di kampung batik Yogyakarta.

Hari pertama dimulai sebelum fajar di perbukitan Menoreh, lalu berjalan bersama pemandu lokal untuk membaca relief Borobudur, termasuk rangkaian Lalitavistara yang mengisahkan kehidupan Siddhartha. Sore harinya kita bersepeda melintasi desa-desa di sekitar candi. Hari kedua dihabiskan di kampung batik. Seorang pembatik akan menjelaskan makna motif klasik Jawa seperti parang dan kawung, lalu memandu kamu membatik selembar kain dari pola, mencanting dengan malam, hingga pewarnaan.

Dipandu oleh komunitas lokal di Yogyakarta

Yang akan kamu alami

  • Fajar di perbukitan Menoreh
  • Membaca relief Lalitavistara bersama pemandu lokal
  • Bersepeda di desa sekitar candi
  • Membatik selembar kain sendiri

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Borobudur dan Lembah Menoreh

    04.00 berangkat, fajar di bukit, 07.30 tur relief, sore bersepeda desa, menginap di guesthouse.

  2. Hari 2

    Kampung batik

    09.00 kelas batik tulis hingga 15.00, termasuk pewarnaan dan pelorodan, lalu kembali ke Yogyakarta.

Sudah termasuk

  • Menginap 1 malam di guesthouse desa
  • Tiket Candi Borobudur
  • Kelas batik dan bahan
  • Pemandu lokal dari komunitas
  • Makan 4 kali

Belum termasuk

  • Transportasi ke Stasiun Tugu Yogyakarta
  • Sewa sepeda di luar program
  • Asuransi perjalanan
  • Pengeluaran pribadi dan oleh-oleh
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Senter kepala dan baterai cadangan
  • Pakaian sopan; sarung disediakan di candi
  • Tabir surya dan topi
  • Botol minum isi ulang
  • Pakaian yang boleh terkena noda malam dan pewarna

Etika di lokasi

  • Ikuti jalur dan kuota naik candi yang ditetapkan pengelola; jangan duduk atau memanjat stupa dan relief
  • Borobudur tetap tempat suci umat Buddha, terutama menjelang Waisak
  • Di rumah pembatik, mintalah izin sebelum memotret proses dan motif

Cara ke sana

Terbang ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, lalu kereta bandara atau mobil ke kota sekitar 1 jam. Kereta jarak jauh dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya berhenti di Stasiun Tugu. Borobudur berjarak sekitar 1–1,5 jam dari kota.

Titik kumpul

Stasiun Tugu Yogyakarta

Buka di Maps

Ulasan pelancong

4.9 dari 5 berdasarkan 167 ulasan

  • Membaca relief bersama pemandu lokal mengubah cara saya melihat Borobudur.

    I

    Isabella Garcia

    Spain · September 2026

  • Kelas batiknya sabar dan detail. Kain saya tidak sempurna, tapi saya bangga.

    A

    Ahmad Fauzi

    Malaysia · September 2026

  • Kombinasi sempurna antara sejarah dan kerajinan.

    C

    Chloe Dubois

    Belgium · September 2026

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 1.900.000 / orang