Hidup di Kampung Bajo Wakatobi
Wakatobi, Sulawesi Tenggara
MulaiRp 5.400.000 / orang
Foto: Pambudiyoga · CC BY-SA 4.0
- Durasi
- 4 hari
- Rombongan
- Maks. 8 orang
- Kategori
- Hidup di Desa
- Tingkat kesulitan
- Santai
- Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
- Bahasa
- Indonesia, Inggris
Tentang perjalanan ini
Empat hari dari Mola di Wangi-Wangi hingga Sampela di Kaledupa: perahu, laut, dan rumah panggung orang Bajo.
Dipandu oleh komunitas lokal di Wakatobi
Yang akan kamu alami
- Menginap di rumah panggung kampung Bajo
- Belajar menangkap dan mengolah ikan bersama warga
- Sampela dan Mantigola di Kaledupa
- Snorkeling di Taman Nasional Wakatobi
Rencana perjalanan
Hari 1
Tiba di Mola
Penjemputan di bandara, menuju kampung Bajo Mola, sore berkeliling dengan sampan.
Hari 2
Sehari bersama nelayan
Pagi melaut bersama nelayan, siang memasak hasil tangkapan, sore cerita tentang sejarah orang Bajo.
Hari 3
Kaledupa
Perahu ke Kaledupa, mengunjungi Sampela dan Mantigola, snorkeling di terumbu karang.
Hari 4
Pulang
Sarapan di atas laut dan kembali ke Bandar Udara Matahora.
Sudah termasuk
- Homestay 3 malam
- Semua makan
- Perahu antarpulau
- Tiket Taman Nasional Wakatobi
- Pemandu lokal dari komunitas
- Kontribusi untuk dana desa
Belum termasuk
- Penerbangan ke Wakatobi
- Asuransi perjalanan
- Pengeluaran pribadi dan oleh-oleh
- Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
Persiapan
Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.
Yang perlu dibawa
- Tabir surya ramah terumbu karang dan topi
- Pakaian renang dan kaus untuk snorkeling
- Tas kedap air untuk kamera dan ponsel
- Obat antimabuk untuk perjalanan perahu
- Uang tunai secukupnya; ATM jarang di lokasi
Etika di lokasi
- Berpakaian sopan di desa; hindari pakaian renang di luar pantai
- Rumah panggung adalah ruang keluarga; naik hanya bila dipersilakan
- Masyarakat Bajo mayoritas Muslim; hormati waktu salat dan bulan Ramadan
- Jangan menyentuh, menginjak, atau mengambil karang
Cara ke sana
Bandara Matahora di Wangi-Wangi dilayani penerbangan dari Makassar dan Kendari dengan frekuensi terbatas. Alternatifnya terbang ke Baubau di Pulau Buton, lalu kapal semalam ke Wanci. Antarpulau di Wakatobi ditempuh dengan perahu.
Ulasan pelancong
Belum ada ulasan untuk tur ini.
Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.
Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka


Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Memahami Rambu Solo' dengan Hormat
MulaiRp 4.900.000 / orang

Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Tongkonan, Sawah, dan Kopi Toraja
MulaiRp 3.600.000 / orang
MulaiRp 5.400.000 / orang
