Langsung ke konten
EtnoJourney
Kriya & Wastra4.8(74)

Sanggar Ukir dan Lukis Batuan

Ubud, Bali

Foto: Paco Pater · CC BY-SA 4.0

Durasi
1 hari
Rombongan
Maks. 8 orang
Kategori
Kriya & Wastra
Tingkat kesulitan
Santai
Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Sehari di sanggar keluarga seniman Batuan: belajar gaya lukis tertua di Bali dan dasar ukir kayu.

Gaya lukis Batuan berkembang sejak tahun 1930-an di desa Batuan, Gianyar. Cirinya mudah dikenali: tinta gelap, komposisi yang sangat padat, dan bidang yang nyaris tak menyisakan ruang kosong, dengan adegan kehidupan sehari-hari berdampingan dengan kisah mitologi. Kamu akan belajar dari seniman Batuan, mulai dari membuat sketsa hingga mengisi bidang dengan detail. Siang hari, kita berpindah ke bengkel ukir kayu di desa sekitar untuk mencoba memahat motif sederhana. Karya kamu dibawa pulang.

Dipandu oleh komunitas lokal di Ubud

Yang akan kamu alami

  • Belajar dari pelukis gaya Batuan
  • Komposisi padat bertinta khas Batuan
  • Mencoba memahat motif di bengkel ukir
  • Bawa pulang karya sendiri

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Lukis Batuan dan ukir kayu

    09.00 sesi lukis di sanggar, 12.30 makan siang, 13.30 sesi ukir, 16.00 berbagi karya dan selesai.

Sudah termasuk

  • Semua bahan dan alat
  • Pemandu lokal dari komunitas
  • Air mineral dan kudapan tradisional
  • Makan siang vegetarian

Belum termasuk

  • Transportasi dari hotel ke titik kumpul
  • Kerajinan yang Anda beli di desa
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
  • Asuransi perjalanan

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Pakaian yang boleh terkena tinta atau serbuk kayu
  • Kacamata baca bila biasa memakainya untuk pekerjaan detail
  • Uang tunai pecahan kecil untuk membeli kerajinan atau donasi

Etika di lokasi

  • Tanyakan dulu sebelum menyentuh kain, alat tenun, atau karya yang sedang dikerjakan.
  • Minta izin sebelum memotret orang, rumah, atau upacara.
  • Gunakan tangan kanan saat memberi dan menerima sesuatu.

Cara ke sana

Sekitar 1–1,5 jam berkendara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, tergantung lalu lintas di Denpasar.

Titik kumpul

Pura Puseh Batuan, Sukawati, Gianyar

Buka di Maps

Ulasan pelancong

4.8 dari 5 berdasarkan 74 ulasan

  • Detail lukisan Batuan luar biasa. Saya pulang dengan rasa hormat yang baru.

    Y

    Yuki Tanaka

    Japan · September 2026

  • Sangat menyenangkan, meski sesi ukirnya terasa singkat.

    L

    Lucas Martin

    France · September 2026

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 650.000 / orang