Kriya & Wastra
Kerta Gosa dan Lukisan Kamasan
Klungkung dan Kamasan, Bali
MulaiRp 800.000 / orang
Foto: DayakSibiriak · CC BY-SA 4.0
- Durasi
- 1 hari
- Rombongan
- Maks. 10 orang
- Kategori
- Kriya & Wastra
- Tingkat kesulitan
- Santai
- Cocok untuk hampir semua orang; banyak berhenti dan jalan kaki ringan.
- Bahasa
- Indonesia, Inggris
Tentang perjalanan ini
Baca kisah karma di langit-langit Kerta Gosa, lalu kunjungi Desa Kamasan, rumah gaya lukis wayang klasik Bali.
Pagi dimulai di Taman Gili, Semarapura. Di Kerta Gosa, balai pengadilan kerajaan Klungkung, pemandu membantu membaca panel-panel langit-langit bergaya wayang Kamasan, dari kisah Bima di surga dan neraka hingga Tantri. Di Bale Kambang yang dikelilingi kolam, langit-langitnya berkisah tentang Sutasoma.
Siang hari kita ke Desa Kamasan untuk melihat bagaimana lukisan bergaya wayang dibuat: sketsa, pewarnaan bertahap, dan tokoh-tokoh yang mengikuti bentuk wayang kulit. Karya para pelukis bisa dibeli langsung dari mereka.
Dipandu oleh komunitas lokal di Klungkung dan Kamasan
Yang akan kamu alami
- Membaca panel langit-langit Kerta Gosa
- Bale Kambang dan kisah Sutasoma
- Pelukis gaya wayang di Desa Kamasan
- Membeli langsung dari pelukis
Rencana perjalanan
Hari 1
Langit-langit karma dan desa pelukis
09.00 bertemu di Taman Gili, tur Kerta Gosa dan Bale Kambang, 12.00 makan siang di Semarapura, 13.30 Desa Kamasan, selesai sekitar 16.00.
Sudah termasuk
- Pemandu lokal
- Tiket masuk Taman Gili
- Makan siang
- Air mineral
Belum termasuk
- Transportasi dari hotel ke titik kumpul
- Kerajinan yang Anda beli di desa
- Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
- Asuransi perjalanan
Persiapan
Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.
Yang perlu dibawa
- Pakaian sopan yang menutup bahu dan lutut
- Topi, kacamata hitam, dan tabir surya
- Sepatu jalan yang nyaman dan tidak licin
- Uang tunai pecahan kecil untuk membeli kerajinan atau donasi
Etika di lokasi
- Jangan menyentuh panel lukisan di langit-langit dan dinding bangunan bersejarah.
- Tanyakan dulu sebelum menyentuh kain, alat tenun, atau karya yang sedang dikerjakan.
- Minta izin sebelum memotret orang, rumah, atau upacara.
Cara ke sana
Sekitar 1–1,5 jam berkendara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai lewat jalan pesisir timur.
Ulasan pelancong
Belum ada ulasan untuk tur ini.
Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.
Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

Hidup di Desa
Baru

Kriya & Wastra
4.8(74)

Kriya & Wastra
Baru
MulaiRp 800.000 / orang
