Langsung ke konten
EtnoJourney
Jelajah Alam

Gandrung Banyuwangi dan Pendakian Kawah Ijen

Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur

Foto: Candra Firmansyah · CC BY-SA 4.0

Durasi
2 hari
Rombongan
Maks. 8 orang
Kategori
Jelajah Alam
Tingkat kesulitan
Menantang
Butuh stamina baik; trekking panjang, medan terjal, atau kondisi terpencil.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Menyaksikan gandrung, tarian khas Banyuwangi, lalu mendaki dini hari ke tepi Kawah Ijen.

Gandrung adalah tarian khas Banyuwangi yang dulunya digelar sebagai ungkapan syukur masyarakat agraris setelah panen, diiringi gamelan khas Banyuwangian. Pada sore pertama, kamu mengenal sejarah dan gerak dasarnya bersama pegiat seni setempat. Dini hari kedua, kita mendaki jalur Paltuding menuju tepi Kawah Ijen untuk melihat danau kawahnya yang berwarna hijau toska. Jalurnya sekitar 3 kilometer sekali jalan dengan beberapa tanjakan curam, dan masker gas disediakan karena asap belerang. Kawasan Ijen menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark sejak 2023.

Dipandu oleh komunitas lokal di Kemiren, Banyuwangi

Yang akan kamu alami

  • Mengenal tari gandrung bersama pegiat seni
  • Pendakian dini hari ke tepi Kawah Ijen
  • Danau kawah berwarna hijau toska
  • Masker gas dan pemandu berpengalaman

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Gandrung

    14.00 penjemputan, sore mengenal tari gandrung dan gamelan Banyuwangian, makan malam, istirahat lebih awal.

  2. Hari 2

    Kawah Ijen

    01.00 berangkat ke Paltuding, mendaki sekitar 2 jam ke tepi kawah, matahari terbit di atas danau kawah, turun dan sarapan, kembali ke Ketapang sekitar pukul 11.00.

Sudah termasuk

  • Pemandu lokal dari komunitas
  • Penginapan 1 malam di Banyuwangi
  • Transportasi ke Paltuding
  • Masker gas dan senter kepala
  • Tiket masuk Taman Wisata Alam Kawah Ijen

Belum termasuk

  • Transportasi ke Stasiun Ketapang, Banyuwangi
  • Biaya surat keterangan sehat
  • Asuransi perjalanan
  • Pengeluaran pribadi dan oleh-oleh
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Jaket hangat, topi kupluk, dan sarung tangan; dini hari bisa sangat dingin
  • Sepatu trekking yang sudah biasa dipakai
  • Surat keterangan sehat (dapat dibuat di pos kesehatan Paltuding)
  • Kacamata atau pelindung mata dari asap belerang
  • Botol minum isi ulang
  • Obat pribadi dan perlengkapan P3K sederhana

Etika di lokasi

  • Penambang belerang sedang bekerja; beri jalan pada jalur sempit dan minta izin sebelum memotret
  • Patuhi penutupan jalur dan arahan petugas bila aktivitas gas meningkat
  • Jangan meninggalkan sampah di kawasan taman wisata alam

Cara ke sana

Banyuwangi punya bandara sendiri (Bandara Banyuwangi) dengan penerbangan dari Jakarta dan Surabaya, serta kereta dari Surabaya dan Yogyakarta ke Stasiun Ketapang. Dari Bali, kapal feri Gilimanuk–Ketapang menyeberang sekitar 1 jam. Kemiren berjarak sekitar 20 menit dari kota.

Titik kumpul

Stasiun Ketapang, Banyuwangi

Buka di Maps

Ulasan pelancong

Belum ada ulasan untuk tur ini.

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 1.950.000 / orang