Kampung Arborek: Hidup Bersama Masyarakat Bahari
Raja Ampat, Papua Barat Daya
MulaiRp 12.500.000 / orang
Foto: Unsplash · Unsplash License
- Durasi
- 5 hari
- Rombongan
- Maks. 6 orang
- Kategori
- Hidup di Desa
- Tingkat kesulitan
- Sedang
- Perlu kebugaran dasar; ada jalan kaki beberapa jam atau medan menanjak.
- Bahasa
- Indonesia, Inggris
Tentang perjalanan ini
Lima hari di homestay kampung: menganyam pandan, belajar sasi, snorkeling di karang yang dijaga adat.
Dipandu oleh komunitas lokal di Raja Ampat
Yang akan kamu alami
- Homestay yang dikelola kampung
- Menganyam pandan bersama mama-mama
- Belajar tentang sasi dari tetua adat
- Laguna Pianemo dan snorkeling karang
Rencana perjalanan
Hari 1
Sorong ke Arborek
Kapal dari Sorong via Waisai, sambutan tarian Yospan, snorkeling sore.
Hari 2
Anyaman pandan
Pagi menganyam bersama mama-mama, siang snorkeling di karang depan kampung.
Hari 3
Laguna Pianemo
Perahu ke Pianemo, mendaki ke titik pandang, makan siang di pantai.
Hari 4
Sasi dan cerita tetua
Belajar sasi, mengunjungi area tangkap yang ditutup, malam cerita bersama tetua adat.
Hari 5
Kembali ke Sorong
Sarapan perpisahan dan kapal kembali ke Sorong.
Sudah termasuk
- Homestay 4 malam
- Semua makan
- Kapal antar pulau
- Kartu masuk Raja Ampat
- Pemandu lokal dari komunitas
- Kontribusi untuk dana desa
Belum termasuk
- Penerbangan ke Sorong dan kapal Sorong–Waisai
- Tiket masuk wisata Kabupaten Raja Ampat bila dipungut terpisah
- Asuransi perjalanan
- Pengeluaran pribadi dan oleh-oleh
- Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)
Persiapan
Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.
Yang perlu dibawa
- Tabir surya ramah terumbu karang dan topi
- Pakaian renang dan kaus untuk snorkeling
- Tas kedap air untuk kamera dan ponsel
- Obat antimabuk untuk perjalanan perahu
- Losion antinyamuk
- Uang tunai secukupnya; ATM jarang di lokasi
Etika di lokasi
- Berpakaian sopan di desa; hindari pakaian renang di luar pantai
- Hormati hari Minggu sebagai hari ibadah di kampung Kristen
- Patuhi sasi: jangan mengambil hasil laut di area yang sedang ditutup adat
- Jangan menyentuh, menginjak, atau mengambil karang
Cara ke sana
Terbang ke Bandara Domine Eduard Osok di Sorong, biasanya transit di Jakarta, Makassar, Ambon, atau Manado. Dari Sorong, kapal cepat ke Waisai di Pulau Waigeo memakan sekitar 2 jam dan berangkat beberapa kali sehari; dari Waisai ke kampung-kampung dilanjutkan dengan perahu.
Ulasan pelancong
5.0 dari 5 berdasarkan 22 ulasan
Karangnya luar biasa, tapi yang paling berkesan adalah keramahan warga Arborek.
EEthan Walker
United States · September 2026
Belajar tentang sasi membuat saya melihat konservasi dengan cara baru.
LLea Hoffmann
Germany · September 2026
Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.
Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

Lembah Baliem, Papua Pegunungan
Trekking Desa-Desa Lembah Baliem
MulaiRp 9.800.000 / orang

Lembah Baliem, Papua Pegunungan
Festival Budaya Lembah Baliem
MulaiRp 8.900.000 / orang

MulaiRp 12.500.000 / orang
