Langsung ke konten
EtnoJourney
Ritual & Upacara4.9(141)

Tradisi Tengger dan Fajar di Bromo

Tengger Bromo, Jawa Timur

Foto: Unsplash · Unsplash License

Durasi
2 hari
Rombongan
Maks. 8 orang
Kategori
Ritual & Upacara
Tingkat kesulitan
Sedang
Perlu kebugaran dasar; ada jalan kaki beberapa jam atau medan menanjak.
Bahasa
Indonesia, Inggris

Tentang perjalanan ini

Menginap di rumah warga Tengger, belajar tentang Kasada dari dukun pandita, dan menyambut fajar di Penanjakan.

Perjalanan dua hari ini membawa kamu ke desa Tengger di bibir kaldera. Kamu menginap di rumah keluarga, menghangatkan diri di depan tungku, dan berbincang dengan dukun pandita tentang makna Yadnya Kasada dan Karo. Dini hari, kita berangkat ke Penanjakan untuk melihat matahari terbit di atas lautan pasir, lalu berjalan ke kawah Bromo melewati Pura Luhur Poten. Jika jadwal bertepatan dengan Kasada, kamu akan menyaksikan upacara dari jarak yang dihormati.

Dipandu oleh komunitas lokal di Tengger Bromo

Yang akan kamu alami

  • Menginap di rumah keluarga Tengger
  • Dialog dengan dukun pandita
  • Matahari terbit di Penanjakan
  • Berjalan ke kawah melewati Pura Luhur Poten

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Menuju desa Tengger

    13.00 berangkat dari Malang, 16.00 tiba di desa, jalan sore di ladang, makan malam dan dialog dengan dukun pandita.

  2. Hari 2

    Fajar di Penanjakan dan kawah Bromo

    03.30 jip ke Penanjakan, 05.15 matahari terbit, 07.00 berjalan ke kawah, 09.30 sarapan di rumah keluarga, 13.00 tiba kembali di Malang.

Sudah termasuk

  • Homestay 1 malam
  • Jip 4x4 ke Penanjakan
  • Makan 3 kali
  • Pemandu lokal dari komunitas
  • Tiket taman nasional

Belum termasuk

  • Transportasi ke dan dari Malang
  • Sewa kuda di lautan pasir (opsional)
  • Asuransi perjalanan
  • Pengeluaran pribadi dan oleh-oleh
  • Tip untuk pemandu dan tuan rumah (sukarela)

Persiapan

Hal-hal praktis agar perjalananmu nyaman dan tuan rumahmu merasa dihormati.

Yang perlu dibawa

  • Jaket hangat, topi kupluk, dan sarung tangan; dini hari bisa sangat dingin
  • Senter kepala dan baterai cadangan
  • Masker atau buff untuk debu pasir
  • Sepatu jalan yang nyaman dan tidak licin
  • Obat pribadi dan perlengkapan P3K sederhana

Etika di lokasi

  • Sesajen yang dibawa warga ke kawah adalah persembahan suci; jangan menyentuh atau memungutnya
  • Beri ruang bagi dukun dan warga saat ritual di Pura Luhur Poten
  • Minta izin sebelum memotret orang, rumah, atau upacara
  • Hormati kebiasaan rumah tangga keluarga tempat menginap

Cara ke sana

Kota terdekat dengan bandara adalah Malang (Bandara Abdulrachman Saleh) dan Surabaya (Bandara Juanda); keduanya juga terhubung kereta dari Jakarta dan Yogyakarta. Dari Malang ke desa Tengger sekitar 2–3 jam lewat jalan pegunungan, dari Surabaya sekitar 3–4 jam.

Titik kumpul

Stasiun Malang Kota Baru, Malang

Buka di Maps

Ulasan pelancong

4.9 dari 5 berdasarkan 141 ulasan

  • Malam di depan tungku bersama keluarga Tengger adalah momen terbaik perjalanan saya.

    O

    Olivia Johnson

    United States · September 2026

  • Penjelasan tentang Kasada sangat mendalam dan disampaikan dengan hormat.

    B

    Budi Santoso

    Indonesia · September 2026

  • Dingin, tapi fajarnya tidak terlupakan.

    N

    Noah Fischer

    Switzerland · September 2026

Ulasan dapat ditulis setelah perjalanan selesai, dari halaman Akun.

Perjalanan serupa yang mungkin kamu suka

MulaiRp 2.400.000 / orang